Tag

, ,

Kau adalah segala penyebab

Bahwa ziarah pada lalu dan luka

Tinggallah arakan cerita

Kau baca

Kau pastikan usai

Semua penciptaan mentari ini

Adalah benih dari taburan nafasmu kala doa berakhir terhembus

Begitulah kau berbisik, mengingatkan terhujamnya terik

Seperti hujan-hujan yang mencintai tanah

Seperti itu pula damai kau tuntun membuai nasib lalu, memusnah

ah, sudut langit mana lagi yang ingin kau sentuh

karena rindu kita telahlah lama bersetubuh

adalah kini masa kita sama pecahkan takdir dan waktu

menjatuhkan rahmat-Nya memunguti restu

Iklan